Sudah disepakati bersama bahwa kegiatan organisasi ini difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang mendukung dan mendorong perubahan Indonesia sesuai dengan program pembangunan Nawacita dan Revolusi Mental. Revolusi Mental yang dimaksudkan disini adalah perubahan pada kehidupan publik warga Indonesia yang menekankan pada 6 nilai strategis instrumental yaitu Dapat Dipercaya, Kewargaan, Mandiri, Kreatif, Saling Menghargai dan Gotong Royong. Seperti umum diketahui bahwa masih banyak permasalahan sosial yang ada di masyarakat kita sekarang seperti maraknya korupsi, intoleransi, tawuran remaja, tindak kekerasan, aksi kriminalitas, kerusakan lingkungan dan sebagainya, yang sebetulnya berakar dari  masih lemahnya kualitas para individu, lemahnya pembangunan sistem serta minimnya strategi dalam pengorganisasian masyarakat. Oleh karena itu, tema revolusi mental memang dipandang sangat relevan untuk dilakukan pada saat ini. Artinya, program-program yang dilaksanakan oleh OASE Kabinet Kerja lebih diarahkan pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan sistem terpadu serta pembentukan pola pikir (mind set) atau soft skill masyarakat yang dapat membawa Indonesia menjadi Negara yang bedaulat, produkti dan mandiri, serta berkepribadian di mata dunia.

Latar Belakang

Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja) dibentuk pada tanggal 27 Oktober 2014 oleh Ibu Negara dan Ibu Wakil Presiden bertepatan pada saat pelantikan Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo periode 2014 – 2019. Bertempat di Gedung Sekretariat Negara, Jalan Teuku Umar Nomor 10, Menteng, Jakarta – Pusat, Kantor OASE Kabinet Kerja berada dilantai satu. OASE  Kabinet Kerja merupakan organisasi khusus gagasan Ibu Negara dan Ibu Wakil Presiden serta disepakati oleh para pendamping menteri Kabinet Kerja untuk turut mendukung dan berperan dalam mensukseskan program Kabinet Kerja, yang tentunya sesuai dengan kapasitas sebagai para pendamping. OASE Kabinet Kerja merupakan wadah untuk jejaring  komunikasi dan koordinasi sehingga memudahkan seluruh anggotanya  untuk secara bersama-sama melakukan serangkaian aktivitas  yang berguna bagi masyarakat luas.

Dalam era persaingan global abad ke-21, negara-negara yang memiliki daya saing tinggi adalah negara yang memiliki modal sosial (social capital) yang kuat, yaitu masyarakat yang memiliki rasa saling percaya yang tinggi di antara sesamanya (high trust society), sistem nilai dan norma yang mendukung kemajuan, dan memiliki jejaring sosial yang kuat. Rasa saling percaya ini adalah cerminan dari masyarakat yang para individunya memiliki kualitas kejujuran, tanggungjawab, rajin, saling peduli, dan kerjasama yang tinggi, sehingga masyarakat tersebut dapat hidup damai dan menjadi sangat produktif. Inilah yang disebut soft skill yang dibutuhkan pada abad ke-21.

Sebaliknya, apabila tidak ada rasa saling percaya (karena para individunya tidak jujur, egois, saling iri, dsb), maka kehidupan masyarakat akan diwarnai oleh konflik sehingga banyak energi yang terbuang percuma pada hal-hal yang tidak produktif, yang berakibat pada sulitnya sebuah negara untuk menjadi maju, damai dan sejahtera. Sedangkan sistem nilai dan norma adalah panduan yang disepakati bersama untuk mendorong kemajuan. Kemampuan untuk membina jejaring juga merupakan salah satu hal yang penting untuk kemajuan.

Melalui wadah OASE Kabinet Kerja, serangkaian program yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat  dan pembentukan soft skill akan dirancang dan dilaksanakan secara seksama, efisien dan tepat sasaran.

Dalam melaksanakan kegiatannya OASE Kabinet Kerja akan bermitra dan melibatkan berbagai institusi / lembaga terkait yang sudah ada di masyarakat sehingga  misi dan tujuan OASE Kabinet Kerja dapat berjalan dengan lancar.

VISI

"Mewujudkan Indonesia Berkarakter, Damai, dan Sejahtera”

MISI

Menjalankan Pendidikan Karakter

Upaya Peningkatan Kualitas Keluarga

Melakukan Kegiatan Pemberdayaan Sosial-Budaya

Tujuan

Menjadi organisasi yang dapat memberikan manfaat besar kepada masyarakat luas melalui program-program yang mendukung gerakan revolusi mental sehingga visi untuk “Mewujudkan Indonesia Berkarakter, Damai, dan Sejahtera” dapat terwujud.